Langsung ke konten utama

Cisco Packet Tracker 5.3.1


Cisco Packet Tracer merupakan aplikasi yang digunakan untuk mensimulasikan jaringan komputer.

Berikut cara penggunaannya:
Untuk mulai menggunakannya, pertama-tama buka aplikasi tersebut. Setelah itu akan muncul window kosong dengan tab default yaitu Logical View. Pada logical view ini, kita dapat menambahkan perangkat-perangkat jaringan yang ada, semisal komputer desktop, laptop, Router, AccessPoint, Switch, Kabel UTP, Fiber-Optik, dan sebagainya.

Buka Cisco Packet Tracer >> klik End Device (bagian pojok kiri bawah) >> drag icon PC
Saya memakai 2 icon pc disini karena kita akan mengecek hubungan diantara keduanya.
*lihat lingkaran merah Kemudian setelah siap dua perangkat yang akan dihubungkan, maka pada bagian ini kita akan menghubungkan dua PC yaitu dengan cara :
Klik Connection >>  klik Copper Cross-Over >> klik PC0 >> klik FastEthernet >> klik PC1 >> klik FastEthernet.
Titik hijau diatas menandakan bahwa koneksi antara kedua komputer telah terbentuk. Lalu kita uji jaringan tersebut menggunakan ping, dengan sebelumnya memberikan IP Address untuk tiap-tiap PC-nya, dengan cara :
Klik PC0 >> tab Config >> klik FastEthernet >> isikan IP Address pada kotak IP Address (misalnya 192.168.0.1.) >> tab pada bagian Subnet Mask.
lakukan hal yang sama pada komputer kedua, menggunakan  IP address yang berbeda Untuk melakukan ping yaitu dengan cara :
Klik PC0 >> tab Desktop >> klik Command Prompt >> lakukan ping untuk IP Address PC1
Gambar diatas  menandakan bahwa proses ping telah berhasil dan menandakan pula bahwa PC0 telah terkoneksi dengan PC1. Untuk membuat simulasi jaringan komputer dengan banyak komputer lebih dari 2, kita membutuhkan switch/hub.
Untuk menambahkan Switch pada Cisco Packet Tracer:
Klik Switch >> drag icon Switch Generic (Switch-PT-Empty) >> klik icon Switch yang sudah di drag
Seting switchnya:
matikan Switch >> Modules >> PT-Switch-NM-1CFE >> drag sebanyak tiga kali ke kotak Physical Device View yang kosong >> nyalakan kembali Switch.
Pada umumnya kita menggunakan port Fast Ethernet (10/100 MBps), jadi kita pilih PT-SWITCH-NM-1CFE. Sebelumnya,kita harus menambahkan PC  baru, kali ini saya menggunakan laptop. Lalu, seting seperti yang pertama, IP Address (192.168.0.3).
Untuk menghubungkan ketiga PC tersebut, kabel penghubung antara PC0 dan PC1 harus dihilangkan, yaitu dengan cara :
Klik icon “X” sebagai icon Delete di bagian kanan >> klik pada kabel penghubung.
Untuk menghubungkan Switch dengan ketiga PC tersebut digunakan kabel Straight. Kabel Straight digunakan saat menghubungkan device yang berbeda, sedangkan kabel Cross digunakan saat menghubungkan device yang sama.
Klik Connection >> Klik Copper Straight-Through >> klik icon Switch >> klik icon PC.
Ulangi hal tersebut, sampai semua PC mempunyai koneksi terhadap Switch.
Untuk mengecek apakah semua komputer telah terkoneksi, maka dilakukan ping. Cara melakukan ping sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kali ini saya mencoba melakukan ping dr PC1 ke Laptop0
Fitur lain dari Cisco Packet Tracer adalah Simulation, klik pada kanan bawah, di belakang Realtime Mode. Dengan mode Simulation ini, kita dapat meng-capture segala aktivitas jaringan yang kita lakukan, mirip aplikasi Wireshark pada implementasi sebenarnya. Untuk mencobanya, kita aktifkan dulu Auto Capture/Play. Lalu kita coba ping lagi dengan Simulation Mode. Proses Ping akan disimulasikan pada logical workspace dengan ikom amplop. Di sebelah kanan terdapat event list yang mencatat aktifitas kita (seperti wireshark). Misal kita melakukan ping dari PC1 ke Laptop0, jika kita melihat animasi proses pingnya, kita akan melihat pesan dari komputer menuju ke switch, kemudian menyebar ke PC0 dan Laptop0. Laptop0 akan mengirim reply kepada komputer yang mengeping sedangkan PC0 tidak.
Lalu terakhir saya akan mencoba mensimulasikan jaringan komputer pada laboratorium dasar 5, dimana terdiri dari 10 komputer dan 1 switch:

download cisco mediafire silahkan klik disni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STRUKTUR ORGANISASI PROYEK SISTEM INFORMASI

Project Sponsor adalah seorang manajemen puncak (beserta anggota tim jika perlu), yang diserahkan tugas khusus oleh perusahaan sebagai penanggung jawab proyek sistem informasi. Biasanya seorang Direktur Utama atau Presiden Direktur.

Hidup Lebih Baik dengan Kebiasaan Positif

Kesuksesan harus dicari dengan kerja keras. Dalam membangun Rumah Ilmu Digital untuk Menguatkan Akselerasi Inovasi Menuju UNNES Bereputasi Internasional setiap civitas akademika harus siap untuk sukses, tiap kesuksesan dimulai dari langkah sederhana serta kebiasaan yang tampak sepele tapi berperan besar dalam mencapai kesuksesan untuk menentukan target. Kebiasaan-kebiasaan positif tidak hanya membantu kita mencapai sukses, tapi juga bisa membantu kita hidup lebih bahagia. Beberapa kebiasaan positif tersebut adalah: 1. Berpikir positif Berpikir positif merupakan kebiasaan dan cara pandang yang jadi dasar bagi kebiasaan-kebiasaan positif lainnya. Berpikir positif tak hanya akan membuat kita menghargai hidup kita, tapi juga bisa membangun motivasi yang kita butuhkan untuk mencapai kesuksesan. 2. Olahraga Kita pasti tahu kalau olahraga rutin dibutuhkan untuk menjaga kesehatan. Tapi manfaat olahraga tidak hanya berhenti di situ saja. Olahraga...

Variable Length Subnet Masking (VLSM)

VLSM digunakan untuk membagi IP address menjadi beberapa network.berguna agar menghindari pemborosan pemakaian / pemberian IP address ke instansi tertentu.VLSM membagi network bukan berdasarkan kelas melainkan berdasarkan subnetmask atau disebut juga Classless Inter-Domain Routing (CIDR).   Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask, jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki satu subnet mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik Network Address yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP address local dan IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet, namun tetap dapat melakukan koneksi kedalam jaringan internet, hal ini terjadi dikarenakan jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas.   Metode VLSM ataupun CIDR pada pr...